Potensi investasi 2026 diprediksi akan berpusat pada dinamika pasar modal dan lonjakan komoditas emas di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global yang terus membayangi. Lalu apa saja yang dapat kita lakukan sebagai ivestor ritel?
Berikut ini diskusi saya, dengan Timothy Marbun (podcaster) di podcast Manusia Masa Depan.
Dapat ditonton atau didengarkan di:
📝 Poin Penting: Potensi Investasi 2026 di Indonesia
Berikut ini poin-poin penting dalam diskusi mengenai potensi investasi 2026 di Indonesia:
💬 Statement Penting
Berikut ini pernyataan penting terkait potensi investasi 2026 di Indonesia:
Pernyataan Saya mengenai “ketidakpastian itu akan ada. Tapi kalau kitanya siap, kitanya tahu caranya memanfaatkan di momen-momen ini, itu jadi duit” maksudnya adalah:
🔵 Melihat Peluang di Tengah Kegelapan (Oposisi Sektor)
Banyak orang merasa kondisi ekonomi sedang buruk atau gelap, karena mereka hanya fokus pada sektor yang sedang lesu (seperti properti kelas menengah yang diproyeksikan masih mandek akibat lemahnya daya beli masyarakat).
Saya coba menjelaskan bahwa di sini gelap tapi di sana lagi terang. Dengan terus mendorong diri untuk membaca lebih banyak, melakukan riset, dan memperluas jejaring (networking), kita bisa melihat sektor-sektor lain yang justru sedang bersinar.
🔵 Membaca Kode Pergeseran Pasar
Ketidakpastian global memicu pergeseran aliran dana besar yang sebenarnya bisa dibaca polanya jika kita bersiap.
Sebagai contoh konkret di tahun 2026:
- Emas terus mengalami kenaikan (rally) karena negara-negara besar seperti Tiongkok secara masif mengurangi kepemilikan surat utang AS dan mengalihkan cadangan devisa mereka ke emas fisik dalam skala ton.
- Saham menjadi instrumen yang sangat menarik untuk mulai dibeli karena Bank Indonesia sedang menurunkan suku bunga acuan, yang secara teknis membuat biaya modal perusahaan lebih murah dan memicu ekspansi bisnis.
🔵 Menghindari FOMO (Ikut-ikutan)
Kesiapan yang saya maksud adalah kesiapan secara kapasitas pemahaman, bukan sekadar menyiapkan uang lalu bertindak impulsif.
Masalah terbesar bagi banyak investor di masa ketidakpastian adalah membeli aset hanya karena ikut-ikutan tren orang lain tanpa mempelajari dan meriset kodenya terlebih dahulu.
🔵 Tidak Membatasi Diri dengan Alasan Realistis
Sering kali orang menggunakan kata realistis sebagai tameng atau pembenaran untuk tidak melakukan usaha lebih (all out) di tengah masa sulit.
Melvin menekankan pentingnya memaksimalkan kapasitas diri sendiri terlebih dahulu melalui pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), jam terbang (experience), jejaring (network) dan personal branding agar siap menangkap peluang emas saat momen itu datang.
👨🏻Profil Timothy Marbun dan Podcast Manusia Masa Depan
Timothy Marbun adalah seorang jurnalis, produser eksekutif, dan pembaca berita televisi Indonesia yang dikenal luas sebagai salah satu wajah utama di stasiun Kompas TV. Selain karier panjangnya di dunia jurnalistik penyiaran, ia juga merupakan seorang pengusaha yang turut mendirikan kedai kopi Sabang 16.

Melvin Mumpuni (kiri) dan Timothy Marbun (kanan) di Podcast Manusia Masa Depan
Manusia Masa Depan adalah podcast yang tayang di saluran Nalar TV dan dipandu oleh jurnalis sekaligus presenter, Timothy Marbun.
Program ini menghadirkan berbagai tokoh dari beragam latar belakang (seperti aktor, penulis, konsultan, hingga ilmuwan) untuk mendiskusikan berbagai topik yang relevan dengan kehidupan manusia di era modern. Topik-topik yang dibahas mencakup perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), filsafat (seperti stoikisme), kesehatan mental, hingga bagaimana media sosial dan budaya kerja membentuk cara manusia beradaptasi serta menghadapi masa depannya.
Podcast Manusia Masa Depan dapat diakses melalui:
Catatan:
Untuk undang Melvin Mumpuni ke podcast atau acara Anda silakan hubungi kami.
Cek ringkasan podcast lainnya.