Menambah sumber penghasilan kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan jaring pengaman finansial yang wajib Anda miliki.

Faktanya mengandalkan satu pekerjaan saja sangat berisiko karena pemutusan hubungan kerja atau krisis bisnis bisa terjadi kapan saja secara mendadak. Lalu bagiaman cara menambah sumber penghasilan?

Berikut ini diskusi saya, dengan Sunil Tolani (podcaster) di podcast BigThinkers ID.


Dapat ditonton atau didengarkan di:

Tonton di Youtube
Dengarkan di Spotify
Dengarkan di Apple Podcast

📝 Poin Penting: Menambah Sumber Penghasilan

Berikut ini poin-poin penting dalam diskusi mengenai menambah sumber penghasilan:

Saya mematahkan anggapan bahwa menjadi karyawan kantoran dengan gaji tetap itu aman.

Di era sekarang, PHK bisa terjadi kapan saja dengan pemberitahuan mendadak (one day notice).

 

Begitu pula dengan pebisnis yang hanya bergantung pada satu industri; ketika ada krisis besar seperti pandemi, bisnis mereka bisa lumpuh seketika.

Bagian ini sangat menarik karena menyadarkan pembaca bahwa menambah sumber penghasilan bukan lagi sekadar opsi untuk gaya hidup, melainkan jaring pengaman finansial yang wajib dimiliki.

Berdasarkan data klien yang ditangani oleh Finansialku, orang-orang yang berada di kategori sangat kaya (top kaya atau wealth kaya) selalu memiliki lebih dari satu sumber penghasilan.

Mereka tidak membiarkan roda keuangan mereka berhenti hanya pada satu keran pendapatan saja, sehingga saat siklus ekonomi sedang turun, mereka tetap memiliki proteksi dari sumber lain.

Saya membedah bahwa manusia sebenarnya memiliki akses ke sembilan pintu penghasilan yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori:

  • Active Income: Gaji (earned income), Dagang (trading), dan Proyekan.
  • Investment Income: Kenaikan modal (capital gain), Dividen, dan Bunga.
  • Passive Income: Sewa aset, Royalti, dan Waralaba (franchise).

 

Cara Cari Uang 9 Pintu Rezeki Finansialku

 

Bagian ini sangat membuka mata karena mayoritas orang hanya mengetuk satu atau dua pintu saja (seperti gaji kantoran), lalu mengeluh mencari uang itu sulit.

Bagi orang yang ingin menambah penghasilan, saya memberikan panduan waktu yang sangat realistis.

  • Jika tujuannya adalah tambahan uang cepat dalam jangka pendek (misalnya untuk menutup kebutuhan bulanan), maka membangun bisnis sampingan (side hustle) adalah solusi terbaik karena kenaikan jabatan di kantor membutuhkan proses yang lama.
  • Namun, untuk potensi penghasilan yang jauh lebih besar dalam jangka panjang, fokus tumbuh ke atas (meningkatkan nilai diri) tetap menjadi pemenangnya.

Banyak orang mengalami kebuntuan (stuck) pada tingkat pendapatan mereka karena terperangkap dalam pola pikir satu sudut pandang.

Saya mengibaratkannya seperti matematika:

Kita dididik sejak kecil bahwa 5 + 5 harus selalu sama dengan 10, padahal hasil 10 bisa didapatkan dari 3 + 7 atau 2 + 8.

 

Ketika kita hanya melihat satu jalan keluar tunggal dalam mencari uang, kita akan melewatkan banyak peluang alternatif di sekitar kita.


💬 Statement Penting 

Berikut ini pernyataan penting terkait menambah sumber penghasilan:

Banyak orang itu merasa aman dengan satu sumber penghasilan, padahal ternyata apa pun itu profesinya (baik itu karyawan ataupun juga entrepreneurs) itu sangat-sangat mungkin kehilangan penghasilan.

Pernyataan Saya mengenai “banyak orang itu merasa aman dengan satu sumber penghasilan, padahal ternyata apa pun itu profesinya (baik itu karyawan ataupun juga entrepreneurs) itu sangat-sangat mungkin kehilangan penghasilan” maksudnya adalah:

 

🔵 Gaji Karyawan yang Sebenarnya Tidak Aman

Banyak karyawan merasa tenang karena mendapat gaji rutin setiap bulan.

Namun, saya mengingatkan bahwa posisi ini tidak aman karena PHK bisa terjadi kapan saja secara mendadak, bahkan bisa berupa pemberitahuan satu hari saja (one day notice).

 

🔵 Kerentanan Pengusaha terhadap Krisis

Menjadi pengusaha juga tidak menjamin keamanan finansial jika hanya bergantung pada satu bisnis atau satu industri saja.

Contoh situasi saat pandemi COVID-19, di mana bisnis di sektor agen perjalanan (tour and travel), penerbangan, dan hotel tiba-tiba lumpuh total.

Pengusaha yang mengalami kerugian terus-menerus terpaksa menutup bisnisnya, sementara para karyawannya harus dirumahin.

 

🔵 Adanya Siklus Ekonomi yang Fluktuatif

Pertumbuhan ekonomi tidak pernah berjalan mulus ke atas secara linear, melainkan selalu naik-turun seperti detak jantung.

Ketika siklus sedang turun atau terjadi krisis, industri tempat seseorang menggantungkan hidupnya bisa langsung terganggu secara drastis.

👨🏻Profil Sunil Tolani dan BigThinkers ID

Sunil Tolani adalah seorang pengusaha, kreator konten, dan pendiri platform podcast BigThinkers.id asal Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun melintang di berbagai industri, ia dikenal sebagai sosok tangguh yang berhasil bangkit dari utang Rp5 miliar akibat kegagalan bisnis Tamagotchi di masa lalu.

Kini, penulis buku Gue Ogah Ribet tersebut aktif menjadi pembicara publik yang kerap membagikan wawasan seputar kepemimpinan, inovasi, dan resiliensi hidup untuk menginspirasi generasi muda.


Menambah Sumber Penghasilan 9 Pintu Rezeki BigThinkers ID Melvin Mumpuni Sunil Tolani

Melvin Mumpuni (kiri) dan Sunil Tolani (kanan) di Podcast BigThinkers ID


BigThinkers.id adalah platform podcast edukatif yang didirikan oleh pengusaha Sunil Tolani untuk membagikan wawasan mendalam seputar kepemimpinan, bisnis, dan pengembangan diri. Melalui acara ini, Sunil mewawancarai berbagai tokoh inspiratif guna membedah strategi kesuksesan, inovasi, serta kisah jatuh bangun mereka untuk memotivasi generasi muda Indonesia.

Podcast Daging Talk dapat diakses melalui:


✍🏻Catatan:

Untuk undang Melvin Mumpuni ke podcast atau acara Anda silakan hubungi kami.

Cek ringkasan podcast lainnya.