Penyebab harga emas naik pesat belakangan ini karena aksi borong masif hingga puluhan ton oleh bank-bank sentral dunia untuk mengamankan cadangan devisa mereka. Di balik ketidakpastian geopolitik dan ancaman krisis keuangan AS yang kian memanas, faktor rahasia apa lagi yang berpotensi mendorong harga emas lokal melesat hingga menembus angka fantastis Rp3 juta per gram?

Berikut ini diskusi saya, dengan Risca Andalina  (interviewer) di program acara Cuanomix Liputan 6.


Dapat ditonton atau didengarkan di:

Tonton di Youtube
Dengarkan di Spotify
Dengarkan di Apple Podcast

📝 Poin Penting: Penyebab Harga Emas Naik

Berikut ini poin-poin penting dalam diskusi mengenai penyebab harga emas naik:

Kenaikan pesat harga emas bukan dipicu oleh pembeli individu/retail, melainkan aksi beli masif skala ton oleh bank-bank sentral dunia (seperti Polandia sebanyak 67 ton, China, dan India).

Mereka melakukan rebalancing dengan mengalihkan cadangan (reserve) dari Dolar AS dan obligasi pemerintah AS ke emas akibat kekhawatiran utang AS dan isu government shutdown.

Emas diibaratkan sebagai penjaga gawang (kiper) dalam tim sepak bola yang bertugas menjaga pertahanan (dana darurat), bukan untuk mencetak gol/keuntungan agresif.

Uniknya, di Indonesia terdapat budaya di mana masyarakat/ibu-ibu membeli emas bukan untuk dijual saat harganya naik (take profit), melainkan baru dijual saat butuh uang mendesak (kepepet).

Membeli emas digital memungkinkan investor pemula mencicil nominal kecil tanpa terbeban biaya cetak di awal.

Ekosistem emas digital di Indonesia kini dilindungi regulasi resmi di bawah Kementerian Perdagangan/Bappebti, dicatatkan di bursa berjangka (ICDX/CFX), serta didukung oleh Bullion Bank (BSI & Pegadaian).

Masyarakat sering kali salah langkah dengan berbondong-bondong antre membeli emas saat harganya sedang berada di puncak (FOMO).

Momen terbaik untuk mencicil beli adalah ketika harga sedang mengalami koreksi teknikal yang wajar (seperti grafik Fibonacci retracement).

Emas perhiasan tidak bisa dibuat 24 karat murni karena sifat logamnya yang lunak jika digunakan sehari-hari.

Selain itu, biaya pembuatan perhiasan tidak dihitung saat dijual kembali, sehingga kurang efisien untuk investasi dibanding emas batangan.

Sementara itu, logam perak kurang dilirik oleh bank sentral sebagai cadangan devisa dan memiliki tantangan penyimpanan karena mudah menghitam


💬 Statement Penting 

Berikut ini pernyataan penting terkait Penyebab Harga Emas Naik:

Sekarang itu ada kondisi kenapa emas harganya sempat kemarin kayak naik terus? Itu karena ada permintaan yang cukup banyak. Hukum ekonomi ketika demand-nya naik suplynya tetap ya harganya akan ikut naik.

Pernyataan Saya mengenai “Sekarang itu ada kondisi kenapa emas harganya sempat kemarin kayak naik terus? Itu karena ada permintaan yang cukup banyak. Hukum ekonomi ketika demand-nya naik suplynya tetap ya harganya akan ikut naik.” maksudnya adalah 

 

🔵 Pembeli Utama Bukan Investor Ritel, Melainkan Bank Sentral

Kenaikan harga emas yang signifikan bukan disebabkan oleh masyarakat umum atau investor individu yang biasanya membeli dalam satuan gram atau kilogram.

Penggerak utamanya adalah bank-bank sentral dari berbagai negara (seperti Polandia yang membeli hingga 67 ton, China, dan India) yang memborong emas dalam skala sangat masif (satuan ton).

 

🔵 Alasan Pembelian Masif (Diversifikasi Cadangan Devisa)

Bank sentral memborong emas untuk mengalihkan (rebalancing) cadangan devisa (reserve) mereka dari Dolar AS dan obligasi pemerintah AS (US Government Bond).

Langkah ini diambil guna meminimalisasi risiko atas pembengkakan utang AS, ancaman government shutdown, serta ketidakpastian kondisi geopolitik dan perang global.

 

🔵 Mekanisme Hukum Ekonomi (Demand vs Supply)
Pasar emas dunia mendadak menerima lonjakan permintaan (demand shock) dari pembeli berskala raksasa.

Karena produksi/pasokan emas baru (supply) di dunia relatif konstan dan tidak bisa bertambah secara mendadak dalam jumlah besar, peningkatan permintaan yang ekstrem ini secara otomatis menarik harga emas naik dengan cepat.

👩🏻Profil Risca Andalina dan Cuanomix Podcast Liputan 6

Risca Andalina adalah seorang jurnalis dan pembawa acara berita asal Indonesia yang pernah berkarier di berbagai stasiun televisi nasional, termasuk NET TV, SCTV dan Indosiar. Selain aktif di depan layar kaca, perempuan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan ini juga merintis karya sebagai seorang narablog dan pembuat konten digital.

 


Penyebab Harga Emas Naik di Cuanomix Podcast Risca Andalina Melvin Mumpuni

Risca Andalina (kiri) dan Melvin Mumpuni (tengah)  di Podcast Cuanomix Liputan 6


Cuanomix adalah program podcast dari Liputan 6 yang berfokus pada edukasi serta diskusi seputar dunia ekonomi, bisnis dan investasi. Program ini secara rutin mengundang berbagai pakar maupun praktisi keuangan untuk membahas strategi pengelolaan finansial serta analisis pasar terkini dengan kemasan yang santai namun tetap informatif.

✍🏻Catatan: