Pajak dividen di Indonesia termasuk tinggi di bandingkan negara tetangga seperti Singapura (pajak dividen 0%) dan Malaysia (pajak dividen 2%). Namun Melvin Mumpuni dan Finansialku berhasil membantu kliennya meeghemat dividen hingga 0%.

Berikut ini diskusi saya, dengan Coach Tom Mc Ifle, Adythia Pratama dan Olivia Louise (podcaster) di podcast Real Money Talks$.


Dapat ditonton atau didengarkan di:

Tonton di Youtube
Dengarkan di Spotify
Dengarkan di Apple Podcast

📝 Poin Penting: Pajak Dividen di Indonesia

Berikut ini poin-poin penting dalam diskusi mengenai pajak dividen di Indonesia:

Salah satu pembahasan paling membuka mata adalah adanya strategi tax planning di Indonesia di mana dividen perusahaan tidak dikenai pajak sama sekali (0%), jika diinvestasikan kembali ke pasar modal (seperti saham, obligasi, atau reksa dana) dan ditahan minimal selama 3 tahun.

Hal ini berbanding terbalik dengan pajak penghasilan direksi yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 35% untuk nominal miliaran Rupiah.

Banyak pengusaha sukses diam-diam mengoptimalkan regulasi ini untuk menghemat ratusan juta hingga miliaran Rupiah.

Ada perbedaan fase psikologis dan keuangan yang signifikan antara anak muda usia 20-an (Gen Z) dan usia 30-40 tahun (Milenial).

  • Anak usia 20-an cenderung fokus pada karir cepat, kripto, atau terlihat kaya di media sosial.
  • Generasi Milenial yang sudah lebih mapan mulai menggeser fokus keuangan mereka dari sekadar mengatur pemasukan-pengeluaran (income statement) menjadi fokus membangun dan menumbuhkan aset (balance sheet) seperti berinvestasi pada instrument finansial dan bisnis retail (restoran, lapangan olahraga atau lifestyle business) demi mendapatkan arus kas pasif.

Banyak yang merasa Indonesia aman dari ancaman robot karena memiliki tenaga kerja murah.

Faktanya, industri di Indonesia sudah bergeser dari padat karya menjadi padat modal.

Dicontohkan sebuah pabrik kaleng yang dahulunya penuh dengan pekerja manusia, kini proses dari plat seng hingga menjadi kaleng jadi dilakukan sepenuhnya oleh mesin tanpa manusia, dan hanya dipantau oleh satu operator lewat monitor.

Perusahaan makin kaya raya berkat mesin dan AI, namun hal itu tidak membawa dampak kesejahteraan langsung bagi tenaga kerja lokal yang tergantikan.

Saat membahas trading emas berjangka (gold futures), ditekankan bahwa trading bukanlah sekadar analisis teknikal, melainkan perjuangan mengendalikan emosi diri sendiri.

Banyak pelaku trading pemula mengalami kerugian besar (margin call) bukan karena kurang cerdas, melainkan karena tidak disiplin mengikuti trading plan, tidak sabar atau tidak mau mengakui kesalahan dengan segera melakukan cut loss karena takut merugi.

Adythia Pratama mengutip riset global yang dipaparkan oleh Dr. Jared Horat di Senat Amerika Serikat, untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, rata-rata IQ generasi terbaru (Gen Z) lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya.

Hal ini sangat dipengaruhi oleh waktu layar (screen time) yang sangat tinggi dan penggunaan teknologi pendidikan secara berlebihan (overuse) yang secara drastis memperpendek rentang perhatian (attention span) anak-anak muda.


💬 Statement Penting 

Berikut ini pernyataan penting terkait Pajak Dividen di Indonesia:

Gaji seorang direksi itu total setahun kurang lebih Rp 2 sampai 3 M, pajak penghasilannya 35%. Tapi kalau Anda dapat Rp 2 sampai 3M dari dividen, pajak penghasilanya 0%. Itu unfair advantage-nya.

Pernyataan Saya mengenai “Gaji seorang direksi itu total setahun kurang lebih Rp 2 sampai 3 M, pajak penghasilannya 35%. Tapi kalau Anda dapat Rp 2 sampai 3M dari dividen, pajak penghasilanya 0%. Itu unfair advantage-nya.menjelaskan unfair advantage pajak dividen di Indonesia.

 

🔵 Bebas Pajak Dividen secara Legal

Dividen yang diperoleh pemilik dari perusahaan berbentuk PT bisa terbebas dari pajak penghasilan (0%).

 

🔵 Wajib Diinvestasikan Kembali (Reinvestasi)

Agar mendapatkan fasilitas pajak 0% ini, uang dividen tersebut harus diinvestasikan kembali ke instrumen pasar modal di Bursa Efek Indonesia, seperti saham, obligasi (surat utang), atau reksa dana.

 

🔵 Batas Waktu Minimal 3 Tahun

Uang dividen yang diinvestasikan kembali tersebut harus disimpan atau ditahan minimal selama 3 tahun.

Setelah melewati masa 3 tahun, dana tersebut dapat ditarik dan digunakan tanpa dikenakan pajak lagi.

 

🔵 Perbandingan Ekstrem dengan Pajak Gaji

Melvin membandingkan bahwa gaji seorang direksi profesional sebesar Rp2 hingga Rp3 miliar per tahun akan dipotong pajak penghasilan progresif yang sangat besar hingga 35% (bisa memotong hingga ratusan juta Rupiah). Sementara itu, jika nominal Rp2-3 miliar tersebut diterima dalam bentuk dividen dan diinvestasikan kembali sesuai aturan, pajaknya adalah 0%.

 

🔵 Misi Pemerintah di Balik Aturan

Pemerintah sengaja membuat regulasi ini agar para pebisnis tidak menghabiskan keuntungan perusahaan mereka untuk konsumsi pribadi.

Harapannya, uang tersebut diputar kembali ke instrumen keuangan guna menyokong bisnis lain dan membantu menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

 

🔵 Pajak Transaksi yang Sangat Kecil

Selain pajak dividen bisa menjadi 0%, pasar saham di Indonesia juga sangat menarik karena pajak transaksinya tergolong sangat kecil, yaitu hanya 0,1%.

👨🏻Profil Coach Tom Mc Ifle, Adythia Pratama, Olivia Louise dan Podcast Real Money Talks$

Real Money Talks adalah podcast edukasi di YouTube Indonesia yang dipandu oleh pelatih bisnis Tom MC Ifle, dengan fokus pada pembahasan literasi keuangan, strategi bisnis dan investasi. Melalui diskusi bersama berbagai pakar dan praktisi, program ini memberikan wawasan serta tips praktis bagi masyarakat untuk mengelola keuangan pribadi hingga mencapai kesuksesan finansial.

Podcast Real Money Talks$ dapat diakses melalui:


Cara Mengatur Keuangan Gen Z ala Melvin Mumpuni di Podcast Behind The Business Coach Tom Mc Ifle

Olivia Louise (paling kiri), Melvin Mumpuni (kiri), Coach Tom Mc Ifle (kanan) dan  Adythia Pratama (paling kanan) di Podcast Real Money Talks$


Tom MC Ifle (nama lengkap: Tom Martin Charles Ifle) adalah seorang pakar pelatih bisnis (business coach) terkemuka di Indonesia dan merupakan pendiri dari Top Coach Indonesia. Ia dikenal luas sebagai Master Coach #1 di Indonesia yang berfokus membantu para pengusaha, mulai dari skala UKM (Usaha Kecil Menengah), bisnis menengah, hingga perusahaan multinasional.


Olivia Louise adalah seorang perencana keuangan tersertifikasi (Certified Financial Planner) dan pakar finansial asal Indonesia yang aktif membagikan edukasi mengenai pengelolaan uang, investasi, serta kemandirian finansial, khususnya bagi kaum milenial dan perempuan. Ia dikenal luas karena sering diundang sebagai narasumber dalam berbagai podcast dan acara literasi keuangan. 


Adythia Pratama adalah seorang pengusaha, konsultan bisnis dan pemasaran (Guerilla Marketing Strategist), serta pendiri sekaligus CEO dari PT Braja Biru Abadi yang memelopori sistem pemasaran terintegrasi di Indonesia. Selain berkarier sebagai pembicara dan penulis, ia juga berpengalaman di dunia pengembangan bisnis.

✍🏻Catatan:

Untuk undang Melvin Mumpuni ke podcast atau acara Anda silakan hubungi kami.