Cara kelas menengah naik kelas di tengah fenomena penyusutan ekonomi (shrinking middle class) tidak bisa bergantung pada pemerintah atau orang lain. Lalu bagaimana cara kelas menengah naik kelas?
Berikut ini diskusi saya, dengan Tirta Prayudha dan Vinsen Adhitya (podcaster) di podcast Big Alpha Unfiltered.
Dapat ditonton atau didengarkan di:
📝 Poin Penting: Cara Kelas Menengah Naik Kelas
Berikut ini poin-poin penting dalam diskusi mengenai cara kelas menengah naik kelas:
💬 Statement Penting
Berikut ini pernyataan penting terkait potensi investasi 2026 di Indonesia:
Pernyataan Saya mengenai “kalau lu enggak kuasain knowledge atau enggak ada skill, lu dikasih rezeki di depan mata pun lu enggak akan tahu” maksudnya adalah:
🔵 Membedakan Signal dan Noise
Kalimat ini saya utarakan saat membahas rapat antara Komisi XI DPR dan Gubernur Bank Indonesia.
Kebanyakan masyarakat dan media sosial fokus pada drama perdebatan sengit antara Anggota DPR (Primus) dan Gubernur BI, yang berujung jadi ramai dan sebatas keriuhan (noise).
Namun, saya yang memiliki knowledge dan skill melihat substansi utama yang disampaikan Gubernur BI, yaitu keterbukaan mengenai perkiraan waktu/bulan kapan nilai tukar dolar akan kembali stabil.
🔵 Menangkap Peluang Saham Terdiskon
Informasi mengenai batas waktu pemulihan nilai tukar tersebut merupakan sinyal dan rezeki di depan mata bagi seorang investor:
- Orang tanpa knowledge & skill: Hanya sibuk menonton drama videonya, ikut panik melihat pasar saham turun, atau melewatkan informasinya begitu saja.
- Orang dengan knowledge & skill: Memahami bahwa saat IHSG turun akibat sentimen dolar, banyak saham dari perusahaan bagus yang kinerjanya tidak bermasalah tetapi harganya terdiskon miring hingga kembali ke harga 4–5 tahun lalu. Mereka langsung mengecek daftar saham (watchlist) untuk memanfaatkan momen diskon tersebut (time to buy).
Saya ingin menegaskan bahwa peluang besar atau rezeki sering kali hadir terselubung di tengah krisis atau berita buruk. Sebagus apa pun sinyal atau informasi yang ada di depan mata, jika seseorang tidak membekali dirinya dengan pengetahuan (knowledge) dan kemampuan mengeksekusi (skill), peluang emas tersebut akan lewat begitu saja tanpa disadari.
👨🏻Profil Tirta Prayudha, Vinsen Adhitya dan Podcast Big Alpha Unfiltered
Tirta Prayudha (CEO & Co-Founder) adalah Chief Executive Officer dari Big Alpha. Tirta memiliki latar belakang sebagai financial analyst dan kisah hidup yang cukup inspiratif. Ia merintis Big Alpha sebagai wadah untuk menyalurkan pengetahuan dan literasi keuangannya ke masyarakat.
Vinsen Adhitya (COO & Co-Founder) adalah Chief Operating Officer dari Big Alpha. Bersama Tirta, Vinsen aktif terjun langsung dalam memberikan edukasi literasi keuangan. Ia kerap menjadi narasumber dan pembicara di berbagai acara seminar maupun edukasi digital untuk membagikan wawasan mengenai investasi yang aman dan perencanaan keuangan.

Melvin Mumpuni (kiri), Vinsen Adhitya dan Tirta Prayudha (kanan) di Podcast Big Alpha Unfiltered
Big Alpha Unfiltered adalah program podcast edukasi dari Big Alpha yang membahas isu seputar bisnis, keuangan, dan sosial-politik secara santai, blak-blakan, serta mendalam. Program ini secara rutin mengundang berbagai tokoh dari lintas profesi untuk membagikan wawasan dan perspektif yang realistis kepada masyarakat luas.
Catatan:
Untuk undang Melvin Mumpuni ke podcast atau acara Anda silakan hubungi kami.
Cek ringkasan podcast lainnya.