Project Description

Strategi Perencanaan Keuangan Jangka Panjang
Rencanakan Kini, Nikmati Nanti

🗓️ Tanggal: 4 Juni 2026

📌 Lokasi: Gedung Wisma Mulia 2 lantai 17

📸 Dokumentasi: Link Dokumentasi (klik di sini)

 

Jakarta – Masa pensiun yang nyaman dan sejahtera adalah impian semua pekerja. Namun, tanpa perencanaan yang matang, impian tersebut bisa berubah menjadi beban finansial di hari tua. Mengusung tema “Strategi Perencanaan Keuangan Jangka Panjang: Rencanakan Kini, Nikmati Nanti”, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Divisi Logistik berkolaborasi dengan Finansialku menyelenggarakan In House Training pada 4 Juni 2026.

Acara yang berlangsung di Gedung Wisma Mulia 2 lantai 17, Jakarta ini, dibuka dengan sambutan hangat dari jajaran pimpinan OJK, yaitu:

  • Bapak Hikmah Rinaldi selaku Kepala Departemen Logistik

  • Ibu Dian Andriani selaku Kepala Direktorat

  • Bapak Triyogo Wahyu selaku Kepala Direktorat

Sesi utama dalam pelatihan ini dibawakan oleh Melvin Mumpuni, Founder Finansialku sekaligus perencana keuangan, yang mengupas tuntas realitas dan strategi mengamankan masa depan finansial.

 

Mengapa Dana Pensiun Butuh Belasan Miliar?

Banyak orang terkejut ketika menghitung kebutuhan dana pensiun mereka yang ternyata bisa mencapai angka belasan miliar rupiah. Melvin menjelaskan bahwa lonjakan angka ini disebabkan oleh dua faktor utama: kenaikan biaya hidup (inflasi) dan kenaikan standar gaya hidup (inflasi lifestyle).

Finansialku x OJK Departemen Logistik - Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

 

Jika kita tidak menyikapi situasi ini dari sekarang, risiko finansial di masa tua sangatlah besar. Melvin memaparkan fakta mengejutkan dari berbagai survei terkait kondisi pekerja di Indonesia:

  • Hanya 9% hingga 13% pekerja sektor formal yang benar-benar siap secara finansial untuk menghadapi masa pensiun (Berdasarkan survei HSBC dan OJK, 2017).

  • Sekitar 50% lansia di Indonesia terpaksa bergantung hidup sepenuhnya dari kiriman uang anak atau keluarga lainnya, memicu rantai sandwich generation (Berdasarkan survei Asian Development Bank, 2024).

 

Strategi Membangun Pensiun: Transisi dari Penghasilan Aktif ke Pasif

Masa pensiun yang ideal harus disiapkan sejak usia muda. Melvin menekankan bahwa kunci utamanya adalah memaksimalkan “9 sumber pintu rezeki” yang ada, serta memahami masa transisi pendapatan.

Cara Cari Uang 9 Pintu Rezeki Finansialku

 

Penjelasan:

  • Fase Usia Muda (Aktif): Fokus pada mengoptimalkan penghasilan aktif (gaji/bisnis) dan mulai membangun aset melalui investasi.

  • Fase Pensiun (Pasif): Berhenti bergantung pada penghasilan aktif, dan mulai memaksimalkan penghasilan dari investasi dan penghasilan pasif (passive income).

 

Untuk memberikan gambaran praktis, Melvin membagikan beberapa contoh instrumen yang bisa memberikan aliran dana rutin di masa pensiun tanpa kita harus bekerja aktif, di antaranya:

  • Dividen Saham: Keuntungan perusahaan yang dibagikan secara berkala kepada pemegang saham.

  • Properti: Pendapatan sewa bulanan atau tahunan dari aset properti atau tanah.

  • Royalti: Pendapatan dari karya cipta, buku, atau hak paten yang terus mengalir.

 

Menutup sesinya, Melvin mengingatkan bahwa langkah pertama sebelum melompat ke investasi jangka panjang adalah memastikan kondisi keuangan saat ini sudah sehat. Tanpa strategi menyehatkan arus kas (cash flow) harian, dana pensiun yang ideal akan sangat sulit untuk dicapai.

 

Jika Anda ingin mengundang Melvin sebagai narasumber, silakan hubungi nomor PIC kami (Indra, Whatsapp: +62 851-5897-1311 )