Project Description
Seminar Employee Financial Wellness
Smart Money Moves: Strategi Keuangan dan Persiapan Pensiun di Era Dinamis
🗓️ Tanggal: 12 Juni 2026
📌 Lokasi: Webinar – Ms. Team
📸 Dokumentasi: Link Dokumentasi (klik di sini)
Daring – Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, mengelola keuangan secara cerdas bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kolaborasi Finansialku, BNI, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Eximbank) sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Smart Income, Great Future: Cara Mengelola Keuangan dan Merencanakan Masa Depan” pada 12 Juni 2026.
Acara yang mengangkat tema spesifik “Smart Money Moves: Strategi Keuangan dan Investasi di Era Ekonomi Dinamis” ini dibuka dengan sambutan inspiratif dari jajaran pimpinan, yaitu:
-
Bapak Sumarno, selaku Kepala Divisi Human Capital.
-
Bapak I Gede Widya Anantayoga, selaku SVP Wholesale Banking.
Sesi utama webinar dibawakan oleh Melvin Mumpuni, seorang perencana keuangan tersertifikasi sekaligus Founder Finansialku, yang membagikan langkah-langkah taktis membangun fondasi finansial hingga merancang masa pensiun yang sejahtera.
5 Fondasi Keuangan Sebelum Berinvestasi
Melvin membuka pemaparannya dengan menekankan bahwa investasi yang sukses harus dibangun di atas fondasi keuangan yang sehat. Untuk menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis, ia merumuskan lima pilar utama yang wajib dimiliki:

Mengingat kondisi ekonomi yang dinamis, Melvin merumuskan lima pilar utama yang wajib dimiliki:
- Pemasukan Lebih Besar dari Pengeluaran: Pastikan arus kas bulanan Anda selalu positif. Sangat disarankan untuk memiliki lebih dari satu sumber pemasukan.
- Dana Darurat Ideal: Siapkan dana darurat sebagai jaring pengaman, idealnya sebesar 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan rutin.
- Batas Aman Utang: Jika Anda harus berutang, jaga rasio cicilan maksimal di angka 35% dari total penghasilan.
- Rasio Kekayaan: Pastikan jumlah aset yang Anda miliki selalu lebih besar daripada nominal utang (Aset > Utang).
- Miliki Proteksi: Lindungi diri dan aset Anda menggunakan asuransi (khususnya kesehatan dan jiwa) agar keuangan tidak goyah saat terjadi risiko tak terduga.
Strategi Menyiapkan Pensiun Mandiri Sejak Usia Muda
Banyak pekerja yang merasa aman hanya dengan mengandalkan BPJS Ketenagakerjaan atau program pensiun dari perusahaan. Padahal, Melvin menegaskan bahwa persiapan mandiri mutlak diperlukan. Tujuannya adalah agar dana pensiun yang terkumpul kelak mampu membiayai 80% hingga 100% dari gaya hidup kita saat pensiun.
Bagaimana caranya? Langkah utamanya adalah dengan berinvestasi secara rutin dan konsisten di instrumen pasar modal. Melvin menyarankan alokasi aset yang terukur:
-
Sebagian kecil untuk likuiditas (dana siap pakai).
-
Sebagian besar difokuskan untuk pertumbuhan nilai aset atau capital gain.
-
Sisanya dialokasikan untuk instrumen yang memberikan arus kas atau cash flow rutin.

Investasi Properti Produktif: Solusi Passive Income di Masa Tua
Selain aset kertas di pasar modal, Melvin juga membagikan strategi khusus bagi mereka yang sudah menginjak usia 40 tahun dengan kondisi keuangan yang sehat. Di fase ini, sangat disarankan untuk mulai mempertimbangkan pembelian properti produktif yang bisa menghasilkan uang, seperti rumah kos.
Membeli properti ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Strateginya: cicilan KPR akan lunas dalam waktu 15 hingga 20 tahun ke depan—tepat saat Anda memasuki masa pensiun. Ketika kredit sudah lunas, seluruh uang sewa dari rumah kos tersebut akan menjadi passive income atau sumber pemasukan bersih untuk membiayai masa tua Anda.