Hi! Saya Melvin Mumpuni
Seorang entrepreneur, content creator dan financial planner
Sebagai seorang perencana keuangan independen, saya banyak bantu profesional, keluarga muda dan perusahaan untuk membuat keputusan keuangan yang lebih Rasional, bukan Emosional.


Hi! Saya Melvin Mumpuni
Seorang entrepreneur, content creator dan financial planner
Sebagai seorang perencana keuangan independen, saya banyak bantu profesional, keluarga muda dan perusahaan untuk membuat keputusan keuangan yang lebih Rasional, bukan Emosional.
Liputan Media
My Story, Awal Perjalanan ✨
Saya memulai karir di dunia perencanaan keuangan pada tahun 2013. Kala itu, setelah menyelesaikan studi S2 di SBM ITB dengan fokus Corporate Finance. Saya melanjutkan studi dan berhasil meraih sertifikasi Certified Financial Planner (CFP®).

Saat menyusun tesis S2, saya menemukan sebuah fakta menarik dan mengkhawatirkan: kelas menengah di Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan pesat mulai tahun 2011 yang berarti daya beli masyarakat akan meningkat signifikan.
Namun, saya juga menyadari bahwa pertumbuhan ini, jika tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai, berpotensi banyak orang terjebak dalam masalah keuangan (seperti terlilit utang).
Dari hasil riset tesis inilah saya mengenal dan sangat tertarik dengan sebuah profesi yang berdedikasi membantu klien mewujudkan tujuan keuangan mereka. Profesi itu adalah Perencana Keuangan (Financial Planner).
Saya melihat kesempatan untuk berkontribusi pada solusi ini.
My Story, Awal Perjalanan ✨
Saya memulai karir di dunia perencanaan keuangan pada tahun 2013. Kala itu, setelah menyelesaikan studi S2 di SBM ITB dengan fokus Corporate Finance. Saya melanjutkan studi dan berhasil meraih sertifikasi Certified Financial Planner (CFP®).

Saat menyusun tesis S2, saya menemukan sebuah fakta menarik dan mengkhawatirkan: kelas menengah di Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan pesat mulai tahun 2011 yang berarti daya beli masyarakat akan meningkat signifikan.
Namun, saya juga menyadari bahwa pertumbuhan ini, jika tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai, berpotensi banyak orang terjebak dalam masalah keuangan (seperti terlilit utang).
Dari hasil riset tesis inilah saya mengenal dan sangat tertarik dengan sebuah profesi yang berdedikasi membantu klien mewujudkan tujuan keuangan mereka. Profesi itu adalah Perencana Keuangan (Financial Planner).
Saya melihat kesempatan untuk berkontribusi pada solusi ini.
Perusahaan Finansialku
Terinspirasi dari temuan tersebut, Finansialku.com lahir sebagai perwujudan langsung dari visi yang tertuang dalam tesis S2 saya, yang berjudul Design and Implementation Money Management Web Based Application for Personal and Family Proposed for CV.
Bersama co-founder saya Alvin Augusto kami membuat website Finansialku.com. Berawal dari sebuah blog sederhana, kemudian kami mengembangkan aplikasi perencanaan keuangan pertama di Indonesia yang terdaftar di OJK.
Kami percaya, potensi bisnis ini akan menjadi spektakuler dengan dukungan teknologi. Bisnis kami berkembang, dengan jumlah pengunjung website yang mencapai ratusan ribu per bulan. Kami berhasil mendapat pendanaan pertama di akhir tahun 2016.

Pada fase pendanaan pertama, kami mulai fokus mengembangkan Aplikasi Finansialku. Saya dan co-founder (Alvin, Harris dan Mario), berharap Aplikasi Finansialku menjadi sebuah aplikasi perencanaan keuangan yang dapat membantu milenial Indonesia untuk mengatur dan merencanakan masa depan keuangannya.

Perusahaan Finansialku
Terinspirasi dari temuan tersebut, Finansialku.com lahir sebagai perwujudan langsung dari visi yang tertuang dalam tesis S2 saya, yang berjudul Design and Implementation Money Management Web Based Application for Personal and Family Proposed for CV.
Bersama co-founder saya Alvin Augusto kami membuat website Finansialku.com. Berawal dari sebuah blog sederhana, kemudian kami mengembangkan aplikasi perencanaan keuangan pertama di Indonesia yang terdaftar di OJK.
Kami percaya, potensi bisnis ini akan menjadi spektakuler dengan dukungan teknologi. Bisnis kami berkembang, dengan jumlah pengunjung website yang mencapai ratusan ribu per bulan. Kami berhasil mendapat pendanaan pertama di akhir tahun 2016.

Pada fase pendanaan pertama, kami mulai fokus mengembangkan Aplikasi Finansialku. Saya dan co-founder (Alvin, Harris dan Mario), berharap Aplikasi Finansialku menjadi sebuah aplikasi perencanaan keuangan yang dapat membantu milenial Indonesia untuk mengatur dan merencanakan masa depan keuangannya.

Aplikasi Finansialku
Kami mulai mengembangkan Aplikasi Finansialku berbasis Android dan iOS pada awal tahun 2017.

Saat itu, kami meyakini salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keuangan dengan meningkatkan literasi keuangan. Dan kami yakin Aplikasi Finansialku menjadi alat yang tepat untuk membantu meningkatkan literasi keuangan.
Pada tahun 2017 hingga sekarang, kami rutin melakukan edukasi keuangan baik dari offline maupun online. Usaha kami, tentunya berkolaborasi dengan pemerintah dan industri keuangan membawa angka literasi keuangan Indonesia yang terus mengalami peningkatan.

Bisnis kami terus berkembang dan puncaknya adalah di tahun 2020-2022 pada saat terjadi COVID-19. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan mengalami kesulitan keuangan.
“Pada saat krisis terjadi, banyak orang yang mulai sadar dengan keuangan dan investasi.“
Pada saat itu orang-orang mulai sadar mengenai pentingnya merencanakan keuangan dan berinvestasi. Pada saat itu juga kami mendapatkan pendanaan lanjutan dari investor kami.
Ketika COVID-19 telah usia 2023, momentum financial technology mulai menurun. Orang-orang sudah mulai beralih dari aplikasi keuangan menjadi teknologi yang berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Saya dan pemegang saham, merasa harganya terlalu mahal untuk melakukan riset AI finansial. Akhirnya dengan berat hati, kami menutup Aplikasi Finansialku di tahun 2023.
Beberapa fitur di Aplikasi Finansialku (seperti Financial Check Up dan Kalkulator Keuangan), masih dapat diakses melalui website Finansialku.com.

Aplikasi Finansialku
Kami mulai mengembangkan Aplikasi Finansialku berbasis Android dan iOS pada awal tahun 2017.

Saat itu, kami meyakini salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keuangan dengan meningkatkan literasi keuangan. Dan kami yakin Aplikasi Finansialku menjadi alat yang tepat untuk membantu meningkatkan literasi keuangan.
Pada tahun 2017 hingga sekarang, kami rutin melakukan edukasi keuangan baik dari offline maupun online. Usaha kami, tentunya berkolaborasi dengan pemerintah dan industri keuangan membawa angka literasi keuangan Indonesia yang terus mengalami peningkatan.

Bisnis kami terus berkembang dan puncaknya adalah di tahun 2020-2022 pada saat terjadi COVID-19. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan mengalami kesulitan keuangan.
“Pada saat krisis terjadi, banyak orang yang mulai sadar dengan keuangan dan investasi.“
Pada saat itu orang-orang mulai sadar mengenai pentingnya merencanakan keuangan dan berinvestasi. Pada saat itu juga kami mendapatkan pendanaan lanjutan dari investor kami.
Ketika COVID-19 telah usia 2023, momentum financial technology mulai menurun. Orang-orang sudah mulai beralih dari aplikasi keuangan menjadi teknologi yang berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Saya dan pemegang saham, merasa harganya terlalu mahal untuk melakukan riset AI finansial. Akhirnya dengan berat hati, kami menutup Aplikasi Finansialku di tahun 2023.
Beberapa fitur di Aplikasi Finansialku (seperti Financial Check Up dan Kalkulator Keuangan), masih dapat diakses melalui website Finansialku.com.

Api Tak Pernah Padam 🔥
Meskipun babak Aplikasi Finansialku telah berakhir di tahun 2023, api semangat dan tujuan kami tak pernah padam. Kami menyadari bahwa Aplikasi hanyalah sebuah ‘alat’ untuk mencapai visi yang lebih besar:
“Membantu masyarakat Indonesia mewujudkan tujuan keuangan dengan perencanaan keuangan, literasi keuangan dan inklusi keuangan.”
Sekarang ini kami fokus pada beberapa layanan:
Api Tak Pernah Padam 🔥
Meskipun babak Aplikasi Finansialku telah berakhir di tahun 2023, api semangat dan tujuan kami tak pernah padam. Kami menyadari bahwa Aplikasi hanyalah sebuah ‘alat’ untuk mencapai visi yang lebih besar:
“Membantu masyarakat Indonesia mewujudkan tujuan keuangan dengan perencanaan keuangan, literasi keuangan dan inklusi keuangan.”
Sekarang ini kami fokus pada beberapa layanan:
Konsultan Keuangan dan Investasi
Saya dan rekan-rekan perencana keuangan membantu klien-klien mengatur keuangannya dan investasinya.
Sebagian besar klien kami adalah orang yang akan atau sedang mengalami perpindahan life stagenya, misal:
- Orang yang baru menikah dan perlu menata ulang keuangannya.
- Orang tua yang ingin menyiapkan dana pendidikannya.
- Orang yang ingin menyiapkan dana pensiunnya, supaya ada pemasukan dari hasil investasi atau asetnya.
- Orang yang ingin menata ulang investasi (alokasi aset) supaya hasil investasi lebih maksimal.
- dan lainnya.
Konsultan Keuangan dan Investasi
Saya dan rekan-rekan perencana keuangan membantu klien-klien mengatur keuangannya dan investasinya.
Sebagian besar klien kami adalah orang yang akan atau sedang mengalami perpindahan life stagenya, misal:
- Orang yang baru menikah dan perlu menata ulang keuangannya.
- Orang tua yang ingin menyiapkan dana pendidikannya.
- Orang yang ingin menyiapkan dana pensiunnya, supaya ada pemasukan dari hasil investasi atau asetnya.
- Orang yang ingin menata ulang investasi (alokasi aset) supaya hasil investasi lebih maksimal.
- dan lainnya.
Pembicara dan Narasumber
Saya juga kerap kali diundang menjadi narasumber dalam seminar offline atau webinar, di berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Topik-topik yang sering dibawakan adalah:
Beberapa klien yang pernah mengundang:

Tertarik konsultasi atau mengundang saya sebagai pembicara?
Silakan hubungi saya melalui Whatsapp 0838 2100 9816 atau email di [email protected]
Pembicara dan Narasumber
Saya juga kerap kali diundang menjadi narasumber dalam seminar offline atau webinar, di berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Topik-topik yang sering dibawakan adalah:
Beberapa klien yang pernah mengundang:

Tertarik konsultasi atau mengundang saya sebagai pembicara?
Silakan hubungi saya melalui Whatsapp 0838 2100 9816 atau email di [email protected]
Content Creator
Saya juga rutin berbagi cerita mengenai keuangan dan investasi baik di social media Finansialku maupun social media pribadi.

Di platform pribadi saya (social media dan website) saya tidak hanya berbagi mengenai perencanaan keuangan dan investasi. Saya juga membahas mengenai konsep manusia yang sukses seutuhnya. Perjalanan pernikahan saya telah menjadi babak penting yang membuka mata saya pada definisi kesuksesan yang lebih luas.
Saya merasa kata-kata “MANUSIA SUKSES” itu tidak hanya dilihat dari “SEBERAPA BESAR KEKAYAAN”, melainkan sehat (badan, pikiran dan spiritualnya), bahagia dan sejahtera
Saya banyak mempelajari topik-topik tersebut, mulai mempraktekkan dalam kehidupan dan mendiskusikan dengan teman-teman saya. Hasil pemikiran tersebut saya dedikasikan ke dalam blog saya. Di sini, Anda akan menemukan eksplorasi mendalam dari 4 topik utama yang saya yakini berguna bagi para pembaca yaitu Perencanaan Keuangan dan Investasi, Bisnis Keluarga, Personal Growth dan Faith.
Content Creator
Saya juga rutin berbagi cerita mengenai keuangan dan investasi baik di social media Finansialku maupun social media pribadi.

Di platform pribadi saya (social media dan website) saya tidak hanya berbagi mengenai perencanaan keuangan dan investasi. Saya juga membahas mengenai konsep manusia yang sukses seutuhnya. Perjalanan pernikahan saya telah menjadi babak penting yang membuka mata saya pada definisi kesuksesan yang lebih luas.
Saya merasa kata-kata “MANUSIA SUKSES” itu tidak hanya dilihat dari “SEBERAPA BESAR KEKAYAAN”, melainkan sehat (badan, pikiran dan spiritualnya), bahagia dan sejahtera
Saya banyak mempelajari topik-topik tersebut, mulai mempraktekkan dalam kehidupan dan mendiskusikan dengan teman-teman saya. Hasil pemikiran tersebut saya dedikasikan ke dalam blog saya. Di sini, Anda akan menemukan eksplorasi mendalam dari 4 topik utama yang saya yakini berguna bagi para pembaca yaitu Perencanaan Keuangan dan Investasi, Bisnis Keluarga, Personal Growth dan Faith.









