Project Description

Garuda Spark dan Sekolah Beta Community Event

Financial Thinking for Business Growth in an Uncertain Economy

🗓️ Tanggal: Jakarta, 31 Juli 2026 

📌 Lokasi: CGV Lantai 7 FX Sudirman

📸 Dokumentasi: Link Dokumentasi (klik di sini)

 

Jakarta – Ketidakpastian ekonomi bukanlah alasan bagi bisnis untuk berhenti berkembang, melainkan momentum untuk memperkuat fondasi dan menyusun strategi pertumbuhan yang lebih cerdas. Hal inilah yang menjadi fokus utama Melvin Mumpuni dalam Sekolah Beta Community Event bertajuk “Financial Thinking for Business Growth in an Uncertain Economy” yang digelar oleh Garuda Spark di CGV FX Sudirman, Jakarta (31/7/2026).

Melvin membedah tiga agenda strategis yang wajib diterapkan oleh para pelaku usaha: memahami esensi corporate finance, membangun resiliensi bisnis, dan mengeksekusi strategi growth yang tepat saat momentum hadir.

 

Esensi Utama Corporate Finance

Langkah awal dalam navigasi finansial adalah memahami tujuan inti dari corporate finance, yaitu meningkatkan nilai pemegang saham (increasing shareholder value).

Community Event Seminar Garuda Spark dan Sekolah Beta Corporate Finance Presentation

Nilai ini tidak hanya tecermin dari angka profitabilitas semata, tetapi juga dari kesehatan laporan keuangan secara menyeluruh. Pengambilan keputusan finansial yang tepat—mulai dari alokasi modal hingga manajemen risiko—menjadi penentu utama apakah sebuah perusahaan mampu bertahan dan memberikan imbal hasil optimal dalam jangka panjang.

 

Membangun Resiliensi Bisnis di Tengah Ketidakpastian

Untuk menjaga kelangsungan bisnis di masa sulit, resiliensi harus dibangun dari dua pilar utama: manajemen arus kas (cash flow) dan efisiensi operasional secara menyeluruh.

 

Optimalisasi Arus Kas (Cash Flow Management)

  • Arus Kas Operasional: Audit dan pangkas biaya non-esensial, perketat manajemen piutang, optimalkan tingkat persediaan, serta lakukan negosiasi ulang jangka waktu pembayaran dengan pemasok.
  • Arus Kas Investasi: Evaluasi kembali pengeluaran modal (CAPEX), monetisasi aset yang tidak produktif (idle assets), dan prioritaskan investasi pada teknologi berdaya guna tinggi seperti Artificial Intelligence (AI).
  • Arus Kas Pendanaan: Lakukan restrukturisasi utang untuk menjaga likuiditas serta terapkan kebijakan dividen yang lebih berhati-hati.

 

Ketahanan Operasional & Ekosistem Bisnis

  • Pemasaran: Perkuat penawaran produk yang berbasis Value for Money, prioritaskan retensi pelanggan ketimbang sekadar akuisisi baru, serta jalankan strategi pemasaran yang terukur dan efektif.

  • Operasional: Diversifikasi rantai pasok (supplier) untuk menekan risiko, terapkan lean management, dan adopsi otomatisasi/AI untuk efisiensi.

  • Human Capital: Pertahankan dan lindungi key talent, bangun keselarasan (alignment) serta budaya kerja yang solid, dan terapkan komunikasi terbuka di seluruh tingkatan organisasi.

  • Strategi: Tetap fokus pada core business dan manfaatkan kemitraan strategis untuk memperluas jangkauan distribusi.

 

Siap Bertumbuh (Ready to Growth) dan Memanfaatkan Momentum

Setelah fondasi resiliensi terbangun kuat, bisnis harus siap mengambil langkah ofensif untuk menangkap peluang pertumbuhan. Melvin membagi strategi growth menjadi dua pendekatan utama:

 1️⃣Organic Growth

Mengoptimalkan sumber daya internal dengan meningkatkan volume penjualan, memperluas lini produk, membuka cabang baru di pasar strategis, serta memaksimalkan efektivitas pemasaran.

2️⃣ Inorganic Growth

Mengakselerasi skala bisnis melalui tindakan strategis eksternal, seperti merger dan akuisisi (M&A) terhadap pesaing potensial, atau membentuk joint venture dengan mitra bisnis.

 

Jika Anda ingin mengundang Melvin sebagai narasumber, silakan hubungi nomor PIC (Indra, Whatsapp: +62 851-5897-1311 )

Jika Anda ingin mengundang Melvin sebagai narasumber, silakan hubungi nomor PIC (Indra, Whatsapp: +62 851-5897-1311 )